Muslimah #1

Hulla! Melanjutkan ceritaku kemarin tentang buku #CUUS, dimalam yang sepi ini aku mau bahas tentang buku keduaku, ya, Muslimah#1.

Buku ini aku tulis ditengah kesibukan perkuliahan, mendekati UAS dan banyak tugas. Nggak bisa dipungkiri ketetarannya kayak apa. Bahkan dibeberapa mata kuliah yang aku anggap dosennya nggak nge-kill, atau paling nggak materinya mudah aku pahami, aku bisa jadi mahasiswa nakal yang cuma duduk paling belakang lesehan dekat colokan listrik sambil ngetik kata demi kata yang ngalir gitu aja ditanganku sambil sesekali dengerin materi dosen.

Pernah ketahuan sama salah satu dosenku, sungguh aku lupa mata kuliah apa, tapi dosen yang ngajar namanya Bapak Binsar yang terhormat. Beliau tau aku duduk lesehan di belakang, dan beliau nggak menegur sama sekali. Tiba-tiba pas aku ke ruang dosen, beliau bilang ‘bagaimana karya tulisnya? sudah bisa saya baca?’, aku terheran-heran dong udah ngeri aja dapet nilai C. Sungguh aku paling takut dapet nilai C. Asli.

Oke lanjut ya. Setelah struggle dengan kondisi keteteran antara UAS, tugas dan naskah, akhirnya bukuku jadi juga. Bangga? Iya pasti. Puas diri? Nggak lah, siapa aku yang harus berpuas diri, yakan?

Buku Muslimah #1 ini terbit tahun 2014, kalau nggak salah bulan Maret. Aku yakin banyak teman-teman yang belum sempet baca padahal buku ini dicetak ribuan eksemplar dan tersebar di Gramedia seluruh Indonesia. Tapi tenang, disini aku mau ceritain secuil kisahnya. Secuil aja ya.

20140917_143956
Buku Muslimah #1 waktu masih dipajang di Gramedia

Buku ini berisikan delapan kisah inspiratif penggugah keimanan yang aku angkat dari kisah nyata yang sedikit aku bumbu-bumbui percikan drama, sehingga, katanya, banyak yang menangis tersedu-sedu waktu baca buku ini. Katanya ya. Tapi iya sih, aku penulisnya juga beberapa kali nangis kalau baca kisahnya lagi.

Buku ini pernah dibedah dibeberapa acara, salah satunya di talkshow Radio Dakta Bekasi.

IMG00920-20141004-1005
Ini waktu aku bedah buku di Radio Dakta, aku yang pakai jilbab cokelat

Segitu dulu ya cerita tentang Muslimah #1, dan terakhir aku mau bilang kalau ternyata enak loh punya hobi yang berbayar. Iseng-iseng bikin isi rekening numpuk hehe. Tunggu karyaku selanjutnya ya!